Solusi open source solite
setiap orang penasaran dengan open source walaupun mereka tertarik dengan open source mereka tidak memakainya. berbagai alasan yang muncul antara lain,
- tidak tahu apakah open source cocok untuk mereka atau open source yang mereka butuhkan.
- mencoba open source di virtual machine, namun takut mengimplementasi di sistem sebenarnya.
- melihat sebuah potensi open source sebagai pelengkap atau bahkan komponen untuk menjalankan TI mereka.
- menawarkan infrastrukut TI open source yang jika dicari solusi propietarynya cukup mahal.
- tahu bahwa open source tidak gratis namun tidak mengerti biaya yang akan muncul dari penggunaan open source.
- tidak memiliki pegangan/konsultan untuk diminta bantuan untuk konfigurasi dan saat terjadi masalah
kami tidak membicarkan migrasi, karena selain resiko migrasi cukup besar dan biayanya juga mahal ditambah kebiasaan yang melekat pada SDM sehingga ditakutkan migrasi merusak alur kerja yang sudah ada. kami lebih menekankan sebagai partner yang memperkaya TI mereka dengan open source. bahkan menurut saya open source bisa sebagai komponen yang mendukung kerja sistem yang sudah ada hal ini dimungkinkan jika sistem memiliki dukungan open standard.
Kami adalah konsultan TI yang menggunakan open source sebagai solusi. karena menurut saya produk open source dapat dilihat sebagai komponen-komponen yang selanjutnya perlu disusun. secara default open source sudah menarik. jika dibutuhkan kustomisasi dapat diakses kodenya. terlebih bisa menjadi basis yang ikut mengembangkan produk tersebut sehingga dipercaya oleh komunitas.
service yang ditawarkan antara lain :
- ahli yang berpengalaman dalam developing produk
- ahli yang berpengalaman dalam memanfaatkan open source
- ahli yang berpengalaman dalam integrasi produk
- jasa konsultasi yang ramah
- aftersales service
- memanfaatkan social networking seperti blog, facebook, dan IM untuk terhubung dengan konsumen
kami membuat layanan produk sebagai berikut :
1.infrastructure service
– Network configuration service (DHCP)
– Name resolution service (DNS)
– Web data publication service (HTTP)
– Time synchronization service (NTP)
2.Gateway service
– Firewall
– Routing
– Traffic shaping
– Radius
– HTTP proxy
3.Office
– Directory Service (LDAP)
– File sharing & remote authentication service
– printer sharing service
– Groupware service
4.Unified Communications
– E-mail service (SMTP/POP3)
– Webmail service
– Instant Messaging service (Jabber)
– Voice over IP service
5.Unified Threat Manager
– Mail Filter
– HTTP proxy advanced configuration
– Secure interconnection (VPN)
– Intrusion detection/prevention system (ID/PS)
– Monitoring system (central/tersebar)
6.Storage Systems
– Storage area network
– distributed file systems
– backup systems
adapun pilihan hardware yang dibutuhkan
– server berbasis x86_64 untuk 1,2,3,4,5,6
– embedded sistem berbasis MIPS/ARM untuk 1,2,5
– storage server khusus untuk 6