Lompat ke isi

Penggunaan teknologi informasi untuk UKM

by pada 5 Mei 2009

Usaha Kecil dan Menengah dan Teknologi informasi(TI) apa hubungannya? Tentu saja memilki hubungan bahkan TI dapat memberikan nilai tambah ke UKM. Zaman sekarang tidak bisa dipungkiri bahwa TI sudah menjangkau seluruh aspek masyarakat. Contoh kecil bisa kita lihat dari penggunaan komputer baik secara pribadi ataupun kebutuhan bisnis. Ditambah dengan internet maka kita melihat sebuah globalisasi komunikasi yang tentunya memberikan dampak negatif maupun positif. Secara positif tentu saja TI memperluas jangkauan pasar dan mendekatkan konsumen sedangkan secara negatif tentunya menambah pesaing. Jika dibahas UKM sebagai suatu subjek dalam pengunan TI maka terdapat dua hal yang dapat dilakukan yaitu:

  1. komputerisasi sistem bisnis
  2. komputerisasi pasar

Komputerisasi sistem bisnis adalah bagaimana TI masuk sebagai inti dalam proses dan aliran bisnis. Car pandang di hal ini adalah mengubah cara-cara manual menjadi terkomputerisasi. Sebagai contoh pembukuan di kertas dapat diganti dengan catatan menggunakan komputer. Secara sederhana mungkin dapat menggunakan program spreadsheet atau pun text editor sederhana. Namun komputerisasi ini lebih ditekankan adalah aplikasi TI yang digunakan telah terkostumisasi sesuai dengan kebutuhan bisnis tersebut sehingga penggunan TI dapat meberikan nilai tambah umunya dalam kemudahan, integritas dan transparansi. Jika dikaitkan dengan penggunaan open source maka yang dapat dijadikan salah satu solusi seperti GNU cash untuk pembukuan. Dalam hal terkustomisasi open source dapat menjadi solusi menarik karean open source memang membolehkan modifikasi.

Komputerisasi pasar yang dimaksud adalah UKM sebagai penyedia barang dan jasa menggunakan internet sebagai pasar. Hal ini cukup ebralasan karena internet merupakan pasar digital yang memberikan interaksi baru antar penjual dan pembeli. Saat internet dikenalkan di Indonesia pasar ini kurang berkembang salah satunya akibat instrumentasi pasar seperti cara pembayaran belum didukung untuk hal tersebut ataupun internet yang belum populer. Tetapi saat ini bertransaksi lewat internet telah menjadi hal yang lumrah banyak bank di Indoensia telah memiliki layanan internet banking. Dari sisi konsumen internet sudah dapat diakses lewat medai telepon genggam. Jika melihat pengguna telepon genggam maka UKM akan memilki pasar dengan 100 juta pengguna telepon genggam (angka perkiraan),sebuah pasar yang besar untuk UKM. Bahkan menurut saya di Indonesia saya melihat suatu cara baru yaitu jika jangkauan antara penjual dan pembeli berada di satu kota dapat dilakukan layanan antar bayar. Untuk melakukan hal ini tentu saja dibutuhkan infrastruktur pendukung yaitu internet. Open source pun dapat memberikan solusi seperti solusi infrastruktur server yang handal dan relatif murah.

Sebenarnya terdapat salah satu solusi open source yang lebih ditargetkan untuk kalangan enterprise yaitu ERP. ERP sebenarnya dapat digunakan di kalangan UKM karena ERP memang menargetkan membantu efektifitas sautu usaha umtuk memetakan resource-resourcenya. Bagi UKM sebenarnya jangan ragu untuk mencoba hal ini karena sifat open source adalah fleksibilitasnya sehingga dapat dimodifikasi asalkan anda memilki mitra TI yang dapat dipercaya seperti kami “solite solusi open source” jangan ragu untuk menghubungi kami.

From → Artikel

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.